Merajut serat-serat kusut cahaya sunyi
Sbg pelindung dingin malam
Sebongkah permata yang bimbang
Dalam hantaman badai
Bersandar lapuk penyangga
Harta hanyut terbawa badai,
Tiada tersisa…
Kecuali sepenggal asa yg ringkih dgn senyum yg terpaksa
Bertahun tahun hidup “sia-sia”
Mengabdi pada tirani
Kini lantang berteriak ditengah deras arus waktu
Hanya lirih yang terdengar
Dengan sisa-sisa hasrat yg terseok
Memintal keheningan dan kesunyian
Menjadi seuntai pelindung permata yang tersisa
Tampilkan postingan dengan label self. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label self. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Desember 2010
Selasa, 12 Oktober 2010
Dia nampak lebih terang dalam hatimu
Prumpamaan itu seperti halnya dlm rumah yg gelap..
Meski dipenuhi kenikmatan keindahan,makanan,minuman,mainan,dsb
Menjadi sia-sia tanpa cahaya..
Apa yg bisa dinikmati dlm kegelapan spt itu..
Maka ketika seseorang datang membawa obor,membawa lentera,membwa cahaya…
Harusnya dia yang nampak lbih dahulu -–lbih terang— dlm hatimu
Dari pada keberadaan (isi rumah) itu
Lalu bagaimana mungkin benda2 itu menutupi sumber cahaya
Bukankah smua keberadaan ini haqiqatnya dlm kegelapan,
Hingga datang cahaya itu…
Tanpa cahaya, bulan,bintang,smua dlam kegelapan mutlak…
Bahkan matahari pun dlm kegelapan
Lalu dimana letak keindahan itu…???
Tak ada bahagia,tak ada keindahan,hingga cahaya itu tiba
Lalu pantaskah stelah smua keindahan,kenikmatan itu terlihat
Kita lupakan sang pembwa cahaya,seolah2 smua nampak begitu saja
Nasehat seorang teman,ketika kau dalam kelapangan atau kesempitan
Bahkan ketika kau dlm kebhgiaan bersama kekasih,atau sedih krn kehilangan…
Harusnya Dia yg nampak lbih terang dlm hatimu,Dia...Dia...just Dia...
Meski dipenuhi kenikmatan keindahan,makanan,minuman,mainan,dsb
Menjadi sia-sia tanpa cahaya..
Apa yg bisa dinikmati dlm kegelapan spt itu..
Maka ketika seseorang datang membawa obor,membawa lentera,membwa cahaya…
Harusnya dia yang nampak lbih dahulu -–lbih terang— dlm hatimu
Dari pada keberadaan (isi rumah) itu
Lalu bagaimana mungkin benda2 itu menutupi sumber cahaya
Bukankah smua keberadaan ini haqiqatnya dlm kegelapan,
Hingga datang cahaya itu…
Tanpa cahaya, bulan,bintang,smua dlam kegelapan mutlak…
Bahkan matahari pun dlm kegelapan
Lalu dimana letak keindahan itu…???
Tak ada bahagia,tak ada keindahan,hingga cahaya itu tiba
Lalu pantaskah stelah smua keindahan,kenikmatan itu terlihat
Kita lupakan sang pembwa cahaya,seolah2 smua nampak begitu saja
Nasehat seorang teman,ketika kau dalam kelapangan atau kesempitan
Bahkan ketika kau dlm kebhgiaan bersama kekasih,atau sedih krn kehilangan…
Harusnya Dia yg nampak lbih terang dlm hatimu,Dia...Dia...just Dia...
Senin, 20 September 2010
Pembawa Kabar
merangkak indah dlm alunan waktu
menikmati alur tiada terkira
membuat hangat hidup yg beku
keindahan alam seperti tanpa rupa
nyata - maya tidak lah penting
smua keberadaan adalah pembawa kabar
indah,nikmat,bukan pada wujud....
juga bukan pada merpati yang mengirimkan kabar
karena ditiap2 wujud selalu ada dua wajah yg berbeda
menikmati alur tiada terkira
membuat hangat hidup yg beku
keindahan alam seperti tanpa rupa
nyata - maya tidak lah penting
smua keberadaan adalah pembawa kabar
indah,nikmat,bukan pada wujud....
juga bukan pada merpati yang mengirimkan kabar
karena ditiap2 wujud selalu ada dua wajah yg berbeda
Minggu, 19 September 2010
Hati-hati
jika kau ingin tau keadaan rumah mu
tinggalkan dia barang sebentar,kemudian tengoklah
jika kau berada di kandang terus menerus
bau kotor itu tak lagi busuk bagimu
pergilah barang sebentar,kemudian kembali
dan kau akan sadari ternyata tempat itu bau busuk
hati-hati dengan keinginan mu
meskipun itu baik harus kau selidiki
tidak semua bunga yang mekar itu baik
seperti bunga bangkai yang lagi mekar
tinggalkan dia barang sebentar,kemudian tengoklah
jika kau berada di kandang terus menerus
bau kotor itu tak lagi busuk bagimu
pergilah barang sebentar,kemudian kembali
dan kau akan sadari ternyata tempat itu bau busuk
hati-hati dengan keinginan mu
meskipun itu baik harus kau selidiki
tidak semua bunga yang mekar itu baik
seperti bunga bangkai yang lagi mekar
Jumat, 28 November 2008
Sepenggal Asa
Terseok kini ku melangkah
Diantara ranjau-ranjau kehidupan
Emosi dan ego melilit hati
Hingga aku harus bohongi hati nurani
Kehidupan apakah yang aku jalani
Semua kemunafikan,keangkuhan
Muncul sebagai tuhan yang aku agung-agungkan
Atas nama kebaikan aku legalkan segala penipuan dan penghianatan
Ya Allah...ku menghadap Mu dengan segala kebusukan jiwa
tuk memohon curahan Rahmat Mu
Diantara ranjau-ranjau kehidupan
Emosi dan ego melilit hati
Hingga aku harus bohongi hati nurani
Kehidupan apakah yang aku jalani
Semua kemunafikan,keangkuhan
Muncul sebagai tuhan yang aku agung-agungkan
Atas nama kebaikan aku legalkan segala penipuan dan penghianatan
Ya Allah...ku menghadap Mu dengan segala kebusukan jiwa
tuk memohon curahan Rahmat Mu
Langganan:
Postingan (Atom)